بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
___
(1)
وَٱلۡعَـٰدِيَـٰتِ ضَبۡحً۬ا
Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah
(2)
فَٱلۡمُورِيَـٰتِ قَدۡحً۬ا
dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan [kuku kakinya],
(3)
فَٱلۡمُغِيرَٲتِ صُبۡحً۬ا
dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
(4)
فَأَثَرۡنَ بِهِۦ نَقۡعً۬ا
maka ia menerbangkan debu,
(5)
فَوَسَطۡنَ بِهِۦ جَمۡعًا
dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
(6)
إِنَّ ٱلۡإِنسَـٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌ۬
sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
(7)
وَإِنَّهُ ۥ عَلَىٰ ذَٲلِكَ لَشَہِيدٌ۬
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan [sendiri] keingkarannya,
(8)
وَإِنَّهُ ۥ لِحُبِّ ٱلۡخَيۡرِ لَشَدِيدٌ
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.
(9)
أَفَلَا يَعۡلَمُ إِذَا بُعۡثِرَ مَا فِى ٱلۡقُبُورِ
Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
(10)
وَحُصِّلَ مَا فِى ٱلصُّدُورِ
dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
(11)
إِنَّ رَبَّہُم بِہِمۡ يَوۡمَٮِٕذٍ۬ لَّخَبِيرُۢ
sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.
_________
TAFSIR IBNU KATSIR
_________
CONTOH BACAAN
Sheikh Ayman Suwayd
TAJWID
✅ Terjadi hukum qalqalah pada 5 tempat, tingkatan qalqalahnya adalah yang paling rendah, yaitu memantulkan tanpa memberikan jeda. Dinamakan dengan Qalqalah Shughra, yaitu pada kata ضبحا , قدحا, صبحا, , نقعا, وسطن
✅ Terdapat hukum Mad Iwadl dibaca dengan dua harakat hanya dalam keadaan waqf yaitu pada tiap akhir ayat.
KOSAKATA
وَٱلۡعَٰدِيَٰتِ Demi kuda perang yang berlari kencang
ضَبۡحٗا dengan terengah-engah
فَٱلۡمُورِيَٰتِ dan kuda yang mencetuskan api
قَدۡحٗا dengan pukulan (kuku kakinya)
فَٱلۡمُغِيرَٰتِ dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba
صُبۡحٗا di waktu pagi
فَأَثَرۡنَ بِهِۦ maka ia menerbangkan
نَقۡعٗا debu
فَوَسَطۡنَ بِهِۦ dan menyerbu ke tengah-tengah
جَمۡعًا kumpulan (musuh)
BAHASA ARAB
- Harf waw (و) pada surah ini juga bermakna sumpah yang umumnya menjadikan Ism setelahnya berharakat kasrah yaitu pada kata والعديت
- Ism jika diposisikan sebagai keterangan maka umumnya akan berharakat fathah, contohnya ضبحا, قدحا, صبحا
- Fi’l pada Surah ini di antaranya adalah أثرن dan وسطن di mana di antara ciri fi’l ialah menerima adanya Nun inats/niswah (yaitu Nun yang digunakan untuk menunjukkan kata ganti perempuan)
Masjid Al-Ikhlash Jatipadang
Credits:
Created with images by Waiting For The Word - "Four Horsemen of Apocalypse 02"