Lampung Secara Umum Terbagi Menjadi Dua Kelompok Adat Besar Yakni Lampung Beradat Pepadun dan Lampung Beradat Pesisir
Kelompok Masyarakat Lampung Yang Beradat Pepadun Dikenal Lebih Demokratis, Dikatakan Demokratis Karena Dalam Proses Pelaksanaan Adat Khususnya Gelar Suttan (Penyimbang) Dapat Dilakukan Oleh Siapapun Sesuai Dengan Ketentuan Adat Pepadun Yang Berlaku, Bahkan Suku Lain (Jawa, Sunda dll) Pun Dapat Melakukannya Dengan Syarat Diangkat Terlebih Dahulu Melalui Adat Muwaghi Dengan Ulun Lampung Itu Sendiri.
Sementara Kelompok Masyarakat Lampung Yang Beradat Sai Batin Dikenal Lebih Aristokratis Karena Disana Mengenal Sistim Kepaksian Yang Masing-masing Kepaksian Dipimpin Oleh Seorang Raja Yang Turun Temurun Satu Garis Keturunan. Kepaksian tersebut Ialah Kepaksian Pernong, Kepaksian Belunguh, Kepaksian Bejalan Diwai Dan Kepaksian Nyerupa. Jika Masyarakat Adat Pepadun Dikenal Penyimbang Sebagai Pemimpinnya Maka Pada Masyarakat Adat Sai Batin Dikenal dengan Saibatin. Kesaibatinan dan Kepunyimbangan Pada Kedua Kelompok Masyarakat Adat Lampung Tersebut Pada Hakikatnya Adalah Sama Karena Lampung Beradat Sai Batin Dan Lampung Beradat Pepadun Merupakan Satu Kesatuan Yang Tidak Dapat Dipisahkan Maka Itulah Kenapa Lampung Disebut Dengan Istilah Sang Bumi Ruwa Jurai.
Abung Siwo Migo Sendiri Memiliki Sembilan Kelompok Masyarakat Adat Yang Tergolong Kedalam Marga. Kesembilan Marga Tersebut Ialah Marga Nunyai, Marga Unyi, Marga Subing, Marga Nuban, Marga Beliuk, Marga Nyerupo, Marga Selagai, Marga Kunang dan Marga Anek Tuho. Kesembilan Marga Yang Berhimpun Kedalam Abung Siwo Migo Tersebut Adalah Satu Keluarga Besar Baik Sekandung Maupun Saudara Angkat (Muwaghi).
Sesuai Dengan Trahnya, Anak-Anak Ratu Dipuncak dan Kerabatnya Tersebut, Melalui Proses Adopsi dan Perkawinan Diantaranya Ialah :
Marga Nunyai Seangkatan Saudara/Seangkonan/Muwaghei /Muwaghi Dengan Marga Selagai dan Marga Kunang
Marga Unyi, Se-Angkatan Saudara/Seangkonan/Muwaghei/ Muwaghi Dengan Marga Anek Tuho dan Marga Nyerupa
Marga Subing Se-Angkatan Saudara/Seangkonan/Muwaghei/ Muwaghi Dengan Marga Beliyuk
Marga Nuban Yang Merupakan Satu-Satu Perempuan Diantara Kesembilan Kakak Beradek Tersebut Tidak Memiliki Kakak Karena Dia Perempuan Namun Dia Menikah Dengan Si Runjung
Sedangkan Putri Bulan Anak Keturunan Nago Berisang Diangkat Ratu Dipuncak Jadi Anaknya
Kelompok Megow Pak, Pubian Telu Suku, Kebuayan Lima dan Sungkai Merupakan Sumbai Abung Siwo Migo.
Credits:
Photograph : Kiki Syahroni